Lintas Berita :

Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Shooting Joged dihiasi "Kerauhan"

, 16 Januari 2013

Rekaman video joged dokumenter  yang dilaksanakan  ISI jogjakarta pada Hari Minggu malam di Balai Masyarakat Galiukir, yang dipimpin oleh Rektor ISI Jogjakarta adalah penelitian yang bertujuan  untuk memperlihatkan Joged Bumbung di Bali yang masih utuh/murni tanpa kolaborasi musik lain.

Dalam acara tersebut diwarnai dengan beberapa penonton “kerauhan”. Kejadian ini diawali saat salah satu penari joged "kerauhan" setelah menari, kemudian diikuti 3 orang penonton serentak berteriak memasuki panggung sambil berguling-guling. Penonton lain berhamburan keluar balai masyarakat, suasana agak kacau. Dari pihak penyelanggara shooting kelihatan terkejut atas kejadian itu.

Beberapa saat kemudian suasana mulai tenang setelah orang yang kerauhan tersebut di beri kesempatan untuk menari diiringi gambelan joged atas pintanya. Menurut pengurus sekaa joged hal ini disebabkan karena tidak melaksanakan “atur piuning” di Kahyangan Dalem. Karena diyakini bahwa segala bentuk hiburan dan tarian di naungi oleh Ida Bathara di Kahyangan Dalem. 

Jelang Galungan Harga Pisang Melambung

, 21 Agustus 2012


MG-Pisang merupakan kebutuhan utama yang paling dicari umat Hindu di Bali pada setiap perayaan keagamaan. Mengingat  pisang termasuk unsur wajib yang harus ada dalam setiap upacara keagamaan. Peningkatan permintaan atas pisang biasanya mengalami lonjakan luar biasa ketika hari raya tiba. 

Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan harga pisang di Galiukir mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan yaitu menyentuh Rp. 150.000 - 200.000 per 200 biji di tingkat petani,  yang sebelumnya hanya Rp. 20.000 - 50.000 per 200 biji.

Hal ini adalah hal yang sudah biasa terjadi tiap 6 bulan sekali menjelang Galungan, namun tahun ini adalah harga tertinggi yang pernah terjadi. 


Jembatan Yeh Haa

, 14 Agustus 2012


Jembatan  Yeh Haa
MG-Jembatan ini merupakan salah satu jembatan yang melintasi Sungai Haa sebagai penghubung antara Dusun Galiukir dan Dusun Kebonjero. Pembangunan jembatan ini dicetuskan oleh masyarakat Galiukir yang memiliki kebun di seberang Sungai Haa. Dana pembangunan jembatan ini merupakan dana swadaya murni masyarakat.

Dengan adanya Jembatan ini akses Galiukir –Kebonjero menjadi sangat lancar  walaupun hanya bisa dilintasi sepeda motor.  Hal ini dikarenakan ukuran lebar jembatan ini hanya 1,5 meter. Sedangkan ukuran badan jalan sudah memadai untuk kendaraan roda empat. Kondisi jalan yang dirabat beton dengan sistem rel ini sangat mendukung kelancaran tranportasi, meski pada saat musim hujan. Jalan ini adalah merupakan jalan aternatif bagi pengguna sepeda motor, karena jarak menuju Kebonjero jauh lebih dekat yaitu sekitar 3 km dibanding melalui jalur Pupuan dengan jarak sepanjang 30 km. 

@copyright 2012

Kebakaran Diduga akibat Arus Pendek Listrik

, 29 Juni 2012

MG-Pasca kebakaran
MG - Kebakaran melanda rumah milik I Putu Danu Dusun Galiukir Kaja, Desa Kebonpadangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Jumat (29/6/2012) sekitar pukul 12.00 wita. 

Kebakaran ini diduga karena arus pendek listrik. Meski tidak ada korban jiwa, namun se-isi ruang kamar hangus terbakar. Api diduga berasal dari Saklar yang terbakar karena arus litrik, yang kemudian membakar gorden yang ada disebelahnya dan merembet ke almari buku dan spring bad, selanjutnya ke seluruh isi ruangan. 

Api belum sempat merembet ke kerangka atap, keburu warga sebelah melihat asap dan berteriak minta tolong.

Kebakaran ini bisa diatasi setelah sejumlah warga menyiramnya dengan air yang kebetulan ada di bak air dekat lokasi kejadian.  



Pengerasan Jalan Lingkungan “Puseh-Legit”

, 26 Juni 2012


MG-Pelaksanaan Peningkatan mutu jalan Lingkungan Puseh-Legit dengan Rabat Beton ini bersumber dari dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) tahun 2012 sebesar Rp. 112.905.000,-  

Jalan Lingkungan yang berlokasi di Dusun Galiukir Kaja ini memiliki panjang 1040 meter dirabat beton dengan lebar 150 cm serta penyenderan tepi sungai sepanjang 52 meter di dua titik. Pelaksanaan kegiatan ini ditargetkan akan rampung bulan Agustus mendatang dengan pengerjaan selama tiga bulan.

Jalan lingkungan Puseh-Legit merupakan jalan penghubung antara Jalan Raya Galiukir dengan  jalan lingkar dimana kondisi jalan tersebut pada musim hujan senantiasa becek dan sulit dilalui. Melalui PNPM MPd ini keinginan masyarakat akan jalan yang bagus bisa terealisasi, sehingga sangat membantu dalam memperlancar arus tranportasi terutama pada musim panen.

Ular Phyton ditemukan di Sabih

, 11 Juni 2012

MG-Ular Phyton dengan panjang 3 meter ini ditemukan saat I Made Gita Kara dan I Putu Wiarta hendak memancing di wilayah Sabih sekitar jam 8 malam waktu setempat (11/06/2012). Ditengah perjalanannya kedua orang ini melihat ular yang kepalanya sedang berendam di tepi sungai . Karena I Made Gita Kara yang memang punya pengalaman dengan ular, langsung saja ular tersebut ditangkapnya, namun karena terlalu besar terpaksa ular tersebut dipotong dibagian kepala untuk mempermudah membawanya.

Sampai di depan Balai Masyarakat Galiukir, warga banyak yang datang untuk melihat ular tersebut. Bahkan ada warga yang ingin mengalungkannya, namun tak sedikit juga yang merinding melihatnya.

Memang sebelumnya di kawasan Sabih ini juga pernah ditemukan Ular Phyton yang sama besarnya, namun tidak berhasil ditangkap.


Perbaikan Gorong-Gorong

, 05 Mei 2012


MG-Gorong-gorong jebol yang diakibatkan pecahnya bis saluran air, sudah diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabanan dengan mengganti bis yang pecah tersebut Kamis Kemarin.

Setelah dibongkar ternyata hampir seluruh bis dalam kondisi retak-retak yang menyebabkan permukaan jalan cekung tidak rata dengan aspal. Dan 2 buah bis yang sudah jebol.

Proses perbaikan gorong-gorong memakan waktu hanya setengah hari, dan tidak menimbulkan kemacetan. Dalam pengerjaan ini juga dibantu oleh warga setempat untuk membantu menurunkan bis.

Namun dengan perbaikan yang dilaksanakan oleh Dinas  Pekerjaan Umum  tersebut masih perlu pekerjaan lanjut yaitu pengerasan bekas galian yang belum padat.

Kelian Banjar Dinas Galiukir Kaja saat diminta keterangan mengatakan akan merabat beton bekas galian tersebut agar padat dan rata dengan aspal. Dengan begitu harapan masyarakat akan kualitas gorong-gorong dan jalan bagus bisa terwujudkan.


Gede (MG)

3 Unit Rumah Bedah di Desa Kebonpadangan Tahun 2012

, 27 April 2012

Program Bedah Rumah dari Pemerintah provinsi Bali tahun anggaran 2012 menargetkan 1550 perbaikan rumah tidak layak huni bagi warga miskin dengan dana Rp. 31 miliar dan setiap 1 unit rumah anggarannya Rp. 20 juta. Salah satunya adalah Desa Kebonpadangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan menerima bantuan program 3 unit bedah rumah, yang ketiganya berasal dari Banjar Dinas Kebon Kelod.

Bedah rumah tahun 2011 Desa Kebonpadangan menerima bantuan rumah sebanyak 18 unit rumah, yaitu 8 unit di Banjar Dinas Galiukir Kelod, 5 unit di Banjar Dinas Galiukir Kaja, 1 unit di Br. Dinas Kebon Kelod, 3 unit di Banjar Dinas Kebon Kaja, dan 1 unit di Banjar Dinas Baletimbang.

Akan ada perbedaan bentuk dan ukuran rumah antara tahun 2011 dan tahun 2012. Yang sebelumnya di tahun 2011 rumah berukuran 6 m x 4 m dan WC di luar, sedangkan tahun 2012 ukuran  rumah 6,5 m x 5 m termasuk WC didalamnya.

Bedah rumah yang terealisasi tahun 2012 untuk desa Kebonpadangan ditargetkan sudah rampung pada akhir bulan Juli 2012 mendatang.



Lubang Akibat Gorong-Gorong Jebol

, 23 April 2012

Lokasinya tepat di depan jalan masuk Sekolah Dasar No. 2 Kebonpadangan Banjar Dinas Galiukir Kaja, Desa Kebonpadangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.  Lubang dengan diameter 60 cm dan kedalaman 1 meter menganga di tengah-tengah badan jalan seperti sumur. Jebolnya gorong-gorong ini disebabkan kendaraan beban berat yang melewati jalan ini sehingga menyebabkan bis saluran air pecah.  Hal ini sangat membahayakan bagi para pengguna jalan, terutama yang mengendarai sepeda motor, apalagi jalur ini adalah merupakan jalan akses utama di wilayah Galiukir. Walaupun selama ini belum ada yang mengalami kecelakaan dilokasi tersebut, namun tetap membuat was-was dan merupakan ancaman bagi pengguna jalan.

Kalau lubang ini dibiarkan sudah jelas lubang ini akan melebar semakin besar karena erosi dbagian pinggir lubang yang disebabkan getaran kendaraan maupun hujan yang mengikis permukaannya.  Dan tidak menutup kemungkinan menyebabkan putusnya akses jalan.

Sabih, Potensi Sumber Mata Air

, 21 April 2012


MG-Mata Air 1 Sabih
Mata air Sabih adalah satu-satunya aset alam sumber mata air yang menjadi harapan bagi masyarakat Galiukir, karena air adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Sumber mata air ini memiliki debit air relatif besar dan relatif konstan disaat musim kemarau. Dari 2 sumber mata air yang ada sekiranya mampu memenuhi kebutuhan seluruh penduduk wilayah Galiukir. namun karena letak geografis yang kurang menguntungkan, masyarakat tidak mampu untuk mengeksploitasi mata air tersebut yakni berada dibawah pemukiman warga dan juga jarak yang cukup jauh dari pusat pemukiman. Akses Jalan menuju mata air inipun masih sangat memperihatinkan. 

Perhatian pemerintah Provinsi Bali melaui Program Penyelamatan Sumber Mata Air pada tahun 2006, telah membuatkan dua buah Reservoar terhadap masing-masing sumber mata air tersebut. Pembangunan bak penampung dan pelindung mata air diharapkan selain pemenuhan akan air minum yang bersih juga akan mengeliminir penyakit-penyakit yang bersumber dari air yang tidak bersih menurut kesehatan. 

Bahwa untuk mendistribusikan air tersebut secara gravitasi ke pemukiman diperlukan Resorvoar utama dengan ketinggian 75 meter diatas sumber mata air. Hal inilah kendala utama pembangunan jaringan mata air tersebut, karena memerlukan dana yang cukup besar dan tidak mungkin masyarakat mampu untuk swadaya.


data debit air sesuai data penelitian bulan Agustus 2003 oleh 
Bapak I Dewa Made Cipta Santosa, MA dan kawan-kawan 
dari Polikteknik Udayana Denpasar.

Debit m3/jam

Mata Air 1
3,59

Mata Air 2
3,79 

Total :
7,38





Harga Manggis Anjlok, Petani Pasrah

, 07 April 2012


Petani manggis di wilayah Dusun Galiukir, Desa Kebonpadangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, mengeluh terhadap harga  manggis yang anjlok dalam sebulan terakhir. Harga manggis yang tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai harga Rp 17.000 per kg menjadi Rp 3.000 - Rp. 4500 per kg, tergantung kualitas buah manggis.  Panen diprediksi mencapai puncaknya pada pertengahan Januari-Maret 2012 mendatang, panen panjang ini disebabkan karena terjadinya 2 kali pase berbuah dalam satu panen tahun ini. Tahun lalu tidak ada panen, kini giliran panen harganya anjlok. 

Meski harga anjlok, petani tetap menjual hasil panennya karena manggis tak bisa disimpan lama. Petani juga tak punya alternatif penjualan selain ke tengkulak yang rajin datang ke kebun. ”Berapa pun harga yang disebut tengkulak, petani menerima saja. Petani umumnya “pasrah” dengan harga penawaran tengkulak. 

 
Kontak Kami | Tentang Kami | Sitemap
Copyright © 2013. Media Galiukir - All Rights Reserved

© Email : galiukir-blog@hotmail.com